Tuesday, March 04, 2008

Pindah Rumah!!

Pemilik blog ini telah pindah rumah

Tagihan, komen, pujian, trackback dan undangan makan enak silakan dialamatkan ke:


www.nonadita.com

See ya there!!

read more from my post...

Monday, March 03, 2008

Analogi dan Dehumanisasi, makhluk apa itu?

Menyambung postingan saya sebelumnya, Temon bilang saya telah melakukan dehumanisasi. Analogi saya yang mengibaratkan punya temen-deket-beda-kelamin (orang-orang yang lebih simpel dari saya bilang itu: pacar or TTM), sengan memelihara ayam-ayam di pekarangan itu, dibilang dehumanisasi. Bah ... apa pula itu? Mon, dehumanisasi apaan sih? *pan udah eyke bilangin eyke mah stupid*

Trus apa pula itu si Gage, pan sayah udah bilang itu analogi. Ngerti analogi ga sih? Kalau dalam analogi itu ada adegan motong ayam, adegan di dunia nyatanya apa dong? Baydewei, motong ayam juga ada etikanya Ge. Harus menggunakan pisau yang tajam dan langsung di urat napas si ayam supaya dia ngga tersiksa ketika sakaratul maut.

Ini sebenarnya yang jadi ayam siapa sih? Saya atau ayam??

read more from my post...

Pacarku (Saja) Bukan Milikku, Apalagi Mantanku ...

Uh ooh...

Sejak lama saya memendam keinginan untuk bisa memahami konsep kepemilikan dalam suatu hubungan. Teman dekat datang dan pergi, tapi saya tak kunjung bisa memahami. Curhatan teman, artikel percintaan dan bacaan-bacaan tentang membina hubungan, dibaca dan kemudian terlupa, ... namun tak kunjung mendapat pencerahan yang sesuai.

Apakah pacaran berarti memiliki full access untuk membatasi aktivitas sang pacar?

Analogi konyol muncul dalam benak saya. Mungkin ada baiknya punya pacar (baca: teman dekat beda kelamin) seperti memelihara ayam pada peternakan rakyat saja. Alias peternakan unggas sektor 4, memelihara banyak ayam di pekarangan. Membiarkannya jalan-jalan cari makan sendiri. Toh kalo pelet (pakan ayam) yang diberikan pemilik lebih enak dia akan memilih tidak jauh-jauh dari pekarangan pemilik. Ketika sore hari tiba, ayam akan pulang dengan sendirinya. Ayam mana yaaa yang mau masuk kandang sendiri atau milih masuk kandang peternak ayam lain?


Yaa saya tau ini analogi yang really silly and stupid, made by an idiotic and psycho girl like me. Saya tidak (baca: belum. I'm not that dumb, actually) bisa memikirkan kemungkinan yang lebih baik dari itu. Anyone can help??

read more from my post...